Ada sebuah kalimat sakti yang menyatakan bahwa, "APBN yg baik adalah APBN yg defisit artinya bersifat ekspansif", walaupun ada batasan defisit yg baik tidak melebihi 3% dari PDB.
Apa benar begitu ????
Sebenarnya yang paling penting adalah kualitas APBN itu sendiri. Seberapa efektif dan efisien APBN membuat negara ini menjadi lebih baik. Jika banyak kebocoran atau pelaksanaan proyek dan kegiatan asal jadi , defisit berapa persen pun tidak akan membawa manfaat, tetapi hanya akan menyeret kita kepada lilitan hutang.
Banyak negara yang terjebak dengan dengan kalimat sakti ini yang pada akhirnya terpuruk dalam tumpukan hutang yang menggunung, yang paling dekat adalah krisis yang menimpa negara-negara di Eropa.
Dahulu kita sering dikelabui dengan kata-kata APBN Berimbang, ternyata yang dimaksud adalah APBN Defisit yang diimbangi oleh hutang khususnya hutang Luar Negeri. Seharusnya kita bisa mengoptimalkan pengelolaan kekayaan Sumber Daya Alam dan mendorong penerimaan di sektor perpajakan sehingga diperoleh penghasilan yg memadai utk membiayai APBN. Intinya mendorong kemandirian APBN yang mengandalkan penerimaan bukan hutang.
Apa benar begitu ????
Sebenarnya yang paling penting adalah kualitas APBN itu sendiri. Seberapa efektif dan efisien APBN membuat negara ini menjadi lebih baik. Jika banyak kebocoran atau pelaksanaan proyek dan kegiatan asal jadi , defisit berapa persen pun tidak akan membawa manfaat, tetapi hanya akan menyeret kita kepada lilitan hutang.
Banyak negara yang terjebak dengan dengan kalimat sakti ini yang pada akhirnya terpuruk dalam tumpukan hutang yang menggunung, yang paling dekat adalah krisis yang menimpa negara-negara di Eropa.
Dahulu kita sering dikelabui dengan kata-kata APBN Berimbang, ternyata yang dimaksud adalah APBN Defisit yang diimbangi oleh hutang khususnya hutang Luar Negeri. Seharusnya kita bisa mengoptimalkan pengelolaan kekayaan Sumber Daya Alam dan mendorong penerimaan di sektor perpajakan sehingga diperoleh penghasilan yg memadai utk membiayai APBN. Intinya mendorong kemandirian APBN yang mengandalkan penerimaan bukan hutang.
0 komentar:
Posting Komentar